Selasa, 04 Maret 2014

ILMU KOMPUTER

Ilmu komputer (bahasa Inggris: Computer Science), secara umum diartikan sebagai ilmu yang mempelajari baik tentang komputasi, perangkat keras (hardware) maupun perangkat lunak (software). Ilmu komputer mencakup beragam topik yang berkaitan dengan komputer, mulai dari analisis abstrak algoritma sampai subyek yang lebih konkret seperti bahasa pemrograman, perangkat lunak, termasuk perangkat keras. Sebagai suatu disiplin ilmu, Ilmu Komputer lebih menekankan pada pemrograman komputer, dan rekayasa perangkat lunak (software), sementara teknik komputer lebih cenderung berkaitan dengan hal-hal seperti perangkat keras komputer (hardware). Namun demikian, kedua istilah tersebut sering disalah-artikan oleh banyak orang. Tesis Church-Turing menyatakan bahwa semua alat komputasi yang telah umum diketahui sebenarnya sama dalam hal apa yang bisa mereka lakukan, sekalipun dengan efisiensi yang berbeda. Tesis ini kadang-kadang dianggap sebagai prinsip dasar dari ilmu komputer. Para ahli ilmu komputer biasanya menekankan komputer von Neumann atau mesin Turing (komputer yang mengerjakan tugas yang kecil dan deterministik pada suatu waktu tertentu), karena hal seperti itulah kebanyakan komputer digunakan sekarang ini. Para ahli ilmu komputer juga mempelajari jenis mesin yang lain, beberapa diantaranya belum bisa dipakai secara praktikal (seperti komputer neural, komputer DNA, dan komputer kuantum) serta beberapa diantaranya masih cukup teoritis (seperti komputer random and komputer oracle). Ilmu Komputer mempelajari apa yang bisa dilakukan oleh beberapa program, dan apa yang tidak (komputabilitas dan intelegensia buatan), bagaimana program itu harus mengevaluasi suatu hasil (algoritma), bagaimana program harus menyimpan dan mengambil bit tertentu dari suatu informasi (struktur data), dan bagaimana program dan pengguna berkomunikasi (antarmuka pengguna dan bahasa pemrograman). Ilmu komputer berakar dari elektronika, matematika dan linguistik. Dalam tiga dekade terakhir dari abad 20, ilmu komputer telah menjadi suatu disiplin ilmu baru dan telah mengembangkan metode dan istilah sendiri. Departemen ilmu komputer pertama didirikan di Universitas Purdue pada tahun 1962. Hampir semua universitas sekarang mempunyai departemen ilmu komputer. Penghargaan tertinggi dalam ilmu komputer adalah Turing Award, pemenang penghargaan ini adalah semua pionir di bidangnya.

Koordinasi Pengelola SI/TI Litbang Pertanian

Untuk meningkatkan ketersediaan data dan keamanan informasi sekaligus meningkatkan efisiensi pemanfaatan jaringan teknologi informasi lingkup Badan Litbang Pertanian, maka diperlukan sistem pengamanan website secara tepat sekaligus efisien. Untuk itu pengelola Sistem Informasi dan Teknologi Informasi (SI/TI) UK/UKT di bawah Badan Litbang Pertanian yang jumlahnya mencapai 65 UK/UKT perlu mendapatkan informasi yang tepat, sehingga paham dan pada saatnya akan mampu menerapkannya sesuai arahan dan aturan yang berlaku. Untuk itu Badan Litbang Pertanian menyelenggarakan Koordinasi Pengelolaan Sistem Informasi dan Teknologi Informasi (SI/TI) lingkup Badan Litbang Pertanian. Koordinasi angkatan pertama berlangsung di Bandung (2-4/9). Untuk angkatan pertama peserta berasal dari Balai Penelitian dan Pusat Penelitian. Balitkabi mengutus Achmad Winarto dan Artdhe Nugroho mengikuti acara tersebut.

Minggu, 02 Maret 2014

kegiatan di balitkabi

    

PATB di Alas Bulu

Konsumsi kedelai oleh masyarakat Indonesia memang cukup besar, sehingga upaya pemacuan peningkatan produksi kedelai nasional harus dilakukan dengan berbagai cara. Peningkatan produksi kedelai tahun 2014 diskenariokan melalui peningkatan produktivitas dan perluasan areal tanam (PAT), yang meliputi peningkatan IP (indeks pertanaman), pemanfaatan lahan potensial untuk kedelai (lahan bero, lahan perkebunan, dsbnya), lahan transmigrasi, dan pemanfaatan potensi lahan transmigrasi dan swadaya masyarakat. Dengan upaya tersebut ditargetkan pada tahun 2014, luas panen kedelai mencapai 1.537.000 ha, provitas 1.76 t/ha, dan total produksi kedelai nasional sebanyak 2.700.193 ton.
Diam-diam, di Alas Bulu yang berada pada KPH Banyuwangi Selatan, terjadi Perluasan Areal Tanam Baru (PATB) kedelai seluas 47 ha. Kedelai baru pertama kali ditanam di kawasan Alas Bulu yang dilakukan pada awal Desember 2013. Observasi, 6 Januari 2014, di Alas Bulu, keragaan tanaman kedelai yang berada dalam fase menjelang berbunga, terlihat hamparan kedelai yang sangat bagus. Penuturan petani, pengembangan areal tambahan untuk kedelai ini, sangat menguntungkan bagi petani, karena petani sudah sangat terbiasa menanam kedelai, bahkan kedelai menjadi penggerak perekonomian petani. Untuk meyakinkannya, diimbuhkan, jika musim panen kedelai, banyak mobil tronton telah menunggu di tepi jalan besar untuk mengangkut hasil kedelai, "Bukan truk Pak, tapi tronton (truk besar)", imbuhnya.
Kesungguhan petani dibuktikan melalui keragaan tanaman di lapang. Penanaman dilakukan dalam larikan teratur, bahkan gulma benar-benar terkendali secara optimal. Aktivitas petani di pertanaman kedelai, masih terlihat di tengah hari. Untuk menekan biaya penyiangan, petani menggunakan herbisida. Penerapan TOT (tanpa olah tanah) juga diterapkan karena memang lahan yang digunakan tergolong remah dan masih subur. Introduksi varietas kedelai unggul, belum terlihat di areal PATB, tentu ini tugas kita untuk mendiseminasikannya.
Ayo siapa lebih dulu mengintroduksikan varietas unggul baru kedelai di PATP Alas Bulu.
MMA/AW

Selasa, 25 Februari 2014

Seni rupa terapan

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Seni rupa terapan (applied art) adalah karya seni rupa yang digunakan dalam kehidupan sehari-hari yang mana mengandung nilai fungsi tertentu di samping nilai seni yang dimilikinya. Fungsi karya seni rupa bisa dibedakan menjadi dua, yaitu fungsi estetis dan fungsi praktis. Fungsi estetis adalah fungsi yang semata-mata ditujukan sebagai benda hias misalnya, karya batik atau tenun yang dibuat khusus untuk hiasan dinding, benda kerajinan, topeng, dan vas bunga. Sedangkan fungsi praktis adalah karya seni yang tujuan pokok pembuatannya ditujukan sebagai benda pakai misalnya, perabotan rumah tangga, meja, kursi dan tekstil. Berdasarkan bentuknya, karya seni rupa terapan bisa dibedakan menjadi 4 kategori, antara lain :
  1. Rumah Adat
  2. Senjata Tradisional
  3. Transportasi Tradisional
  4. Seni Kriya
  • Rumah Adat
Rumah adat di indonesia mempunyai bentuk yang beranekaragam. Apabila melihat struktur bangunan rumah adat di Indonesia secara keseluruhan maka kita bisa membedakan bangunan adat ini berdasarkan atapnya, ragam hiasnya, bentuk dan bahan bakunya. Sebagai contoh yaitu rumah beratap joglo di jawa, rumah beratap gonjong di minangkabau, Rumah panggung di Kalimantan.
  • Senjata Tradisional
Berbeda dengan fungsi senjata di masa lalu, penggunaan senjata tradisional saat ini lebih sering ditujukan sebagai peralatan untuk bekerja. Ada pula yang menggunakannya sebagai perlengkapan ritual, perlengkapan pakain adat, pertunjukan seni tradisional, dan sebagai benda hias. Contohnya, Mandau dari Kalimantan, Celurit dari Madura, Pasa Timpo dari Sulawesi Tengah, Kujang dari Jawa Barat dan lain lain.
  • Transportasi Tradisional
Alat Transportasi yang masih mempertahankan bentuk dan ciri khas tradisionalnya masih dapat dijumpai di wilayah Nusantara. Misalnya, perahu, kereta kuda, pedati dan becak.
  • Seni Kriya
Seni Kriya sangat luas, namun secara garis besar bisa dibagi dalam 4 kelompok, antara lain :
  1. Kriya Pahat
  2. Kriya Tekstil
  3. Kriya Anyaman
  4. Kriya Keramik